Posts filed under ‘german corner’

erste Kontakte (2)

Setelah sekiaaaaaan lama akhirnya gw lanjutin juga segment belajar bahasa Jerman bersama gw yg dodol ini hehe.. OK sebelumnya kita udah belajar bagaimana cara menanyakan kabar, nama, tempat tinggal, dan asal. Sekarang berlanjut menanyakan umur, pekerjaan, dan status (maksudnya udah kawin ato blom, bukan status facebook lho!!), kira-kira kalimat apa yang bisa diucapkan dalam bahasa Jerman, let’s find out:

1. menanyakan umur

Wie alt sind Sie? (berapakah umur anda?)
Ich bin zwanzig (20) Jahre alt. (umur saya 20 tahun)

sechszehn = 16
siebzehn = 17
achtzehn= 18
neunzehn = 19
zwanzig = 20
Pembahasan detail mengenai angka akan menyusul di post berikut nya

2. menanyakan pekerjaan

Was machen Sie? atau
Was sind Sie von Beruf? (apakah pekerjaan anda?)

Ich bin Student / Studentin (saya seorang mahasiswa/i)
Ich bin Arzt / Ärztin (saya seorang dokter)
Ich bin Lehrer / Lehrerin (saya seorang guru)

Note:
all professions in German have both a feminine & a masculine form, for example:
Student = mahasiswa laki2
Studentin = mahasiswa perempuan
Arzt = dokter laki2
Ärztin = dokter perempuan
Lehrer = guru laki2
Lehrerin = guru perempuan

3. menanyakan status

Sind Sie noch ledig? (apakah anda masih single)
Ja, ich bin noch ledig (ya, saya msh single)
Nein, ich bin schon verheiratet (tidak, saya sdh menikah)
Nein, ich bin verlobt (tidak, saya bertunangan)

PS: Mungkin banyak yg bingung kenapa blog gw yg notabene nya sering ngomongin bout korean wave kok  malah ngajarin bahasa Jerman bukan nya bahasa Korea. Jawaban nya simple: gw ga bisa bahasa korea!

Advertisements

December 28, 2009 at 5:54 am Leave a comment

erste Kontakte (1)

Ketika baru pertama kali ketemu sama seseorang, terus cerita nya pengen kenalan, kira-kira kalimat apa yang bisa diucapkan dalam bahasa Jerman, let’s find out:

1. menanyakan kabar

Hallo, wie geht es Ihnen? (halo, bagaimana kabar anda)

Es geht mir gut, danke! (kabar saya baik, terima kasih!)

2. menanyakan nama

Wie heissen Sie? (siapa nama anda?)

Ich heisse Arreta, atau

Mein Name ist Arreta, atau

Ich bin Arreta (nama saya Arreta)

3. menanyakan tempat tinggal

Wo wohnen Sie? (di mana anda tinggal?)

Ich wohne in Bintaro. (saya tinggal di Bintaro)

4. menanyakan asal daerah

Woher kommen Sie? (darimana anda berasal)

Ich komme aus Surabaya. (saya berasal dr Surabaya)

Latihan:

1. wo wohnen Sie? ___________________

2. ______________?  Ich komme aus Medan

3. ______________?  Mein Name ist Julianti

4. ______________? Es geht mir gut.

5. woher kommen Sie?  _________________

6. ______________?  Ich wohne in Depok.

7. wie heissen Sie? _____________________

8. wie geht es Ihnen? ___________________

August 12, 2009 at 4:15 am Leave a comment

Belajar baca kata2 berbahasa jerman

Mari belajar bahasa Jerman bersama gw hehehe.. btw jgn berharap terlalu banyak dr gw! Secara semua orang dah tau kalo gw dodol, so bukan ga mungkin ntar ngajarin jerman nya juga dodol, alias seenak jidat! Anda tidak berminat?? Yeah, I already knew that! Qta mulai dari basic nya basic (Hwee?? Apaan tuh!) yaitu belajar baca kata-kata berbahasa Jerman, tenang aja mirip-mirip kok sama bahasa Indonesia, yaitu: hampir smua huruf dibaca apa ada nya, gampang kan?! Palingan ada beberapa yg agak beda, yaitu:

1. “ei” dibaca “ai” contoh: drei (arti: tiga) dibaca “dray”
2. “eu” dibaca “oi” contoh: neu (arti: baru) dibaca “noy”
3. “ie” dibaca “ii” contoh: vier (arti: empat) dibaca “viir” jadi huruf i-nya dibaca panjang
4. “β” dibaca “ss” contoh: heiβen (arti: bernama) dibaca “haysen”
5. “ü” namanya u-umlaut dibaca mirip “u” kearah “o” harus sambil monyong & suaranya agak ditelen. Contoh: Tür (arti: pintu)
6. “ö” namanya o-umlaut dibaca mirip “o” kearah “u” harus sambil monyong & suaranya agak ditelen. Contoh: Öl (arti: minyak)
7. “ä” namanya a-umlaut dibaca “e” contoh: Hände (arti: tangan2) dibaca “hende”
8. “sch” dibaca “sy” contoh: Schere (arti: gunting) dibaca “syere”
9. “ch” dibaca “h” contoh: ich (arti: saya) dibaca “ih”
10. huruf “h” yg terletak dibelakang huruf vocal, TDK DIBACA! Sebagai gantinya, huruf vocal nya dibaca panjang, contoh: Lehrer (arti: guru) dibaca “leerer”
11. huruf “J” dibaca “Y” contoh: ja (arti: iya) dibaca “ya”
12. huruf “S” kalo dibaca, BIASANYA agak menyerupai huruf “Z”
13. huruf “E” ga bisa dipastiin apakah dibaca seperti pada kata “elang” atau “entok”. Nah untuk yg satu ini harus pake “feeling” hehehehe…

Udah segitu doang kok cara baca nya! Btw kalo di tipi kalian dapet siaran DWTV coba sekali2 nonton deh. Boleh juga dengerin lagu2 nya Xavier Naidoo ato Bintia, coz bisa merangsang feeling berbahasa, selamat mencoba! Oh iya kalo da yg butuh kamus jerman online bisa klik http://www.jot.de/kamus/

July 30, 2009 at 11:22 am 3 comments


Katja on Twitter

Shinhwa – Hey Dude!

Categories

Recent Posts

my archives

Blog Stats

  • 288,079 hits